Hadiri Peresmian SM Lamongan Corner, Sekjen Pemuda Muhammadiyah: Anak Muda Harus Berani Berbisnis

Sekjen Pemuda Muhammadiyah, Najih Prasetya saat memberikan sambutan pengarahan (foto: az)

SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Najih Prasetya menghadiri peresmian Suara Muhammadiyah (SM) Lamongan Corner di Jalan Lamongrejo, Minggu (13/10/2024).

Unit bisnis yang dikembangkan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Lamongan itu, menjadi ajang kebangkitan bisnis generasi Muda Muhammadiyah.

Sebagai putra daerah Lamongan, Najih Prasetya ikut bangga dan senang dengan hadirnya outlet SM Lamongan Corner.

Menurut Najih, anak muda Muhammadiyah harus mulai mengembangkan sayap bisnis, agar mandiri dalam ekonomi.

“Dalam dunia bisnis, tidak hanya kecemerlangan, tatapi juga dibutuhkan keberanian dalam berbisnis. Selain itu, berjejaringnya harus diperkuat dan diperluas seluas mungkin,” tegasnya.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lamongan, Piet Hizbullah Khaidir mengajak generasi muda Muhammadiyah untuk melek literasi.

“Semua kehidupan harus berbasis literasi, Suara Muhammadiyah telah menjadi pelopor literasi selama 109 tahun. Saat ini terus berusaha mengembangkan sayap bisnis, mulai perhotelan, pertokoan, konveksi dan lainnya,” ujar Ketua Umum DPP IMM periode 2001-2003 ini.

Selain itu, Piet juga berpesan agar masyarakat Lamongan, khususnya warga Muhammadiyah tidak mudah terbawa fitnah dan adu domba yang muncul ketika Pemilu.

“Sebagai contoh, ketika Pilkada saat ini, kita harus menghidupkan literasi. Sehingga tidak ada kampanye hitam, tidak ada jargon haram halal, apalagi kalau halal dan haram disampaikan oleh orang yang tidak paham fiqih,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PDPM Lamongan, Husnul Abid Saputra menjelaskan bahwa, SM Lamongan Corner merupakan sebuah ikhtiar untuk mewujudkan kemandirian ekonomi generasi muda.

“SM Lamongan Corner ini adalah amal usaha yang digerakkan oleh PDPM Lamongan. Diharapkan nantinya bisa berkembang pesat dan menjadi sumber ekonomi baru Pemuda Muhammadiyah,” terang pria yang akrab disapa Abid ini.

 

Penulis : M. Nur Ali Zulfikar

Show More
Back to top button