SM Lamongan Corner Resmi Beroperasi, Ini Harapan Pak Yes

Pak Yes saat meresmikan SM Lamongan Corner di Jalan Lamongrejo (foto: az)
SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Outlet Suara Muhammadiyah (SM) Lamongan Corner yang digagas oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Lamongan, resmi dilaunching dan beroperasi sejak, Minggu (13/10/2024).
Peluncuran unit usaha media tertua di Indonesia itu dihadiri secara langsung oleh Direktur Utama Suara Muhammadiyah, Deny Asyari dan Yuhronur Efendi (Pak Yes), Bupati Lamongan yang sedang cuti karena mencalonkan diri menjadi Calon Bupati periode 2024-2029.
Dalam sambutannya, Pak Yes berharap Suara Muhammadiyah Lamongan Corner bisa menjadi pengerak perekonomian kaum muda, khususnya di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah.
“Mandiri bukan berarti berdiri sendiri, mandiri juga bukan berarti menyendiri. Tetapi mandiri menunjukkan semangat berdaya saing. Apalagi Lamongan ini, dengar namanya saja sudah percaya, karena Lamongan punya daya saing dalam sumber daya manusia yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan dunia,” ungkap Pak Yes.
Menurut Pak Yes, SM Corner di Lamongan mempunyai warna tersendiri, karena di Kabupaten Lamongan ada 200 ribu lebih produk UMKM. Ini menjadi potensi besar untuk bisa dikembangkan secara bersama-sama.
“Jika ingin berkembang maju, SM Corner Lamongan harus bisa bersinergi dan mampu mengembangkan UMKM Lamongan,” ungkapnya.
Pak Yes menegaskan, ketika ingin maju dan sukses, anak muda harus terus berusaha dan bereksperimen yang luar biasa. Terus optimistis dan jangan pernah takut gagal.
“Selain itu, harus mengembangkan jejaring. Jika mau inovasi, Lamongan ini produksi berasnya terbesar ketiga di Indonesia. Sehingga peluang bisnisnya sangat besar, dan Pemuda Muhammadiyah harus bisa menangkap peluang tersebut,” tegasnya.
“Saya optimistis SM Lamongan Corner bisa berkembang dengan baik. Kita juga siap bersinergi untuk mengembangkan melalui dinas dinas terkait,” tambahnya.

Deny Asyari saat memberikan arahan dalam peresmian SM Lamongan Corner (foto: az)
Direktur Utama SM Pusat, Deny Asyari menjelaskan, SM Corner ini adalah bagian dari pengembangan bisnis Majalah Suara Muhammadiyah yang sudah berumur 1 abad lebih.
“Suara Muhammadiyah sudah berumur 1 abad lebih tepatnya 109 tahun. Media yang seumur dengan SM sudah tidak ada, sehingga sudah sepantasnya, SM banyak mendapatkan berbagai penghargaan,” ujar Deny.
Deny mengungkapkan, banyak media nasional yang gulung tikar dan tutup karena hadirnya media digital. Tetapi SM terus beroperasi dan menyebarkan informasi positif.
“Dari dakwah tulisan, SM sekarang berdakwah melalui gerakan di bidang ekonomi. Sehingga kami fokus mengkonsolidasikan ekonomi jamaah. Kita ingin melawan mitos, bahwa Muhammadiyah hanya kaya secara personal, tidak akan bisa kaya secara jamaah. Saya melihat Muhammadiyah di Lamongan sangat besar, sehingga kekuatan baru ekonomi di Lamongan harus dikonsolidasikan,” pungkasnya.
Penulis : M. Nur Ali Zulfikar







