FoRDESI Nilai Buya Syafii Maarif Layak Jadi Pahlawan Nasional

Buya Ahmad Syafii Maarif (foto: ig maarifinstitute)
SUARABHINNEKA – Forum Dosen Indonesia (FoRDESI) menilai Buya Ahmad Syafii Ma’arif layak memperoleh gelar Pahlawan.
Kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa selama masa hidup, membuat Buya Syafi’i layak mendapatkan gelar tersebut.
Berangkat dari kiprah nyata tersebut. ForDESI mengusulkan epada pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk menetapkan almarhum Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, atau Buya Syafii Maarif, sebagai Pahlawan Nasional.
Ketua Umum FoRDESI, Dr. Sholikh Al Huda, M.Fil.I, mengatakan bahwa, Buya Syafii Maarif merupakan sosok yang memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia melalui pemikiran, keteladanan moral, dan komitmennya terhadap kemanusiaan.
“Buya Syafii adalah tokoh bangsa yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai keadilan sosial, pluralisme, dan pembelaan terhadap kelompok minoritas yang tertindas,” kata Sholikh di Jakarta, Senin (03/11/2025).
Lebih jauh, Sholikh, menilai Buya Syafii bukan hanya seorang cendekiawan Muslim, tetapi juga tokoh bangsa yang mempraktikkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.
Dalam kiprahnya, ujar Sholikh, Buya Syafii selalu menyerukan pentingnya moderasi, toleransi, dan persaudaraan kebangsaan lintas iman.
“Beliau adalah simbol Islam yang menyejukkan, menjembatani perbedaan, dan menghidupkan kembali semangat kemanusiaan universal dalam kehidupan berbangsa,” ujarnya.
Oleh karena itu, ForDESU menilai, penetapan Buya Syafii sebagai Pahlawan Nasional merupakan bentuk penghargaan negara terhadap sosok yang telah mengabdikan hidupnya bagi persatuan dan kemanusiaan Indonesia.
“Buya Syafii telah mewariskan keteladanan moral dan intelektual bagi bangsa ini. Pantas jika negara mengabadikan jasa-jasanya melalui gelar Pahlawan Nasional,” imbuhnya.
Sholikh berharap, semangat Buya Syafii terus menginspirasi generasi muda Indonesia untuk menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan memperjuangkan kemanusiaan sebagai panggilan moral tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pemberian penghargaan sebagai pahlawan, nantinya akan memberikan semangat pada generasi bangsa untuk menjaga dan merawat semangat toleransi, kebhinekaan dan rahmatan lil alamin,” pungkasnya (az).







