Menu MBG di Lamongan Seperti Takjil Berbuka, Temuan di Kecamatan Sukodadi, Karangbinangun, Turi dan Lamongan

Menu MBG selama 3 hari di sekolah-sekolah sekitar Kecamatan Turi (foto: ist)
SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah di Lamongan, menjadi sorotan. Pasalnya, makanan yang disajikan di hari pertama sekolah pada Bulan Ramadan ini dinilai sangat murah dan tidak layak. Bahkan terkesan, seperti menu berbuka puasa.
Dari pantauan suarabhinneka.com, MBG yang dinilai kurang layak muncul dari SPPG di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Lamongan, diantaranya kecamatan Lamongan, kecamatan Sukodadi yang hanya berisi 1 buah pisang, 1 telur, 1 kotak susu dan 1 jajanan.
Sedangkan di Kecamatan Turi, lebih parah lagi, menu MBG 3 hari hanya berisi 1 roti ban, 1 buah apel, 1 buah salak dan 5 butir buah kelengkeng.
Bahkan terdapat sejumlah wali murid menolak hingga mengembalikan makanan tersebut ke dapur yang membuatnya, yakni di SPPG Blawi, Kecamatan Karangbinangun.
“Ini kulit kentangnya gak dikupas. Bahkan dirumah masih ada. Soalnya 15 ribu kok gini!,” ungkap salah satu wali siswa saat mengembalikan makanan tersebut, Senin (23/2/2026).
Sementara itu Ketua Satgas MBG Lamongan, M. Nalikan, saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026), mengaku sudah mendengar hal tersebut dan melaporkannya ke Badan Gizi Nasional (BGN).
“Ini laporan sudah saya terima dari beberapa kecamatan dan sudah kami cek dan laporkan ke BGN, sesuai kewenangan tugas satgas,” kata pria yang juga menjabat sebagai Sekda Lamongan itu (az).







