Awal Tahun 2026, PERUMDAM Lamongan Target Pemasangan 3.500 SR Baru

Pj. Direktur PERUMDAM Lamongan, Lalu Muhammad Syahril Majidi (foto: az)
SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Kabupaten Lamongan memproyeksikan penambahan sambungan rumah (SR) sebanyak 3.500 pada awal tahun 2026.
Penanggungjawab (PJ) Dirut PERUMDAM Lamongan, Lalu Muhammad Syahril Majidi mengungkapkan bahwa, dalam jangka waktu dekat pihaknya menargetkan di bulan April 2026 telah terpasang 3.500 SR di wilayah selatan.
“Di bulan januari ini saja telah terpasang 1.500 sambungan rumah, Bulan April mendatang kita harapkan sesuai target 3.500 SR,” ungkap Syahril kepada suarabhinneka.com, Senin (19/1/2026).
Syahril menerangkan bahwa, beberapa wilayah yang masuk dalam target 3.500 SR adalah Kecamatan Tikung, yang hampir merata termasuk kawasan Perum Graha Indah, Desa Tambakrigadung, Desa Joto, Desa Wonokromo, Perum Kaliber Lamongan, dan sejumlah kawasan lainya.
Distribusi air tersebut, kata Syahril, nantinya akan diambil dari Sistem Penyedia Air Minum Mojokerto, Lamongan, dan Gresik (SPAM Mojolagres). Di mana yang semula melayani ketersediaan air bersih di wilayah Lamongan Selatan, kini coba diperluas hingga pusat kota.
“Kami yakin target ini akan tercapai, karena Lamongan dapat tambahan suplai air 50 liter/detik dari SPAM Mojolagres,” katanya.
Lebih jauh, Syahril menerangkan bahwa, untuk biaya pemasangan diperkirakan Rp 1.671.000. Kemudian, apabila ada pemasangan tersier tambahan, nanti biayannya akan dibebankan ke masyarakat, tapi tidak lebih besar dari nilai pemasangan SR.
“Untuk beban biaya pemasangan bisa dicicil 3 bulan dengan perjanjian, akan kita bantu dan permuda karena air ada kebutuhan mendasar bagi masyarakat,” terang mantan wartawan Jawa Pos ini.
Selain itu, PERUMDAM Lamongan juga berkomitmen menjaga kualitas air, dengan menerapkan teknologi semi otomatisasi penjernihan di wilayah hulu atau produksi air.
“Kita lakukan evaluasi kalau dulu memang dilakukan manual tapi sekarang semi otomatisasi sehingga kualitas air bisa lebih terjamin,” pungkasnya (az).







