Sambut Kick Off Championship Liga 2, Persela Gelar Rakor Pengamanan Pertandingan

Kabag Ops Polres Lamongan, Kompol Budi Santoso saat menyampaikan materi SOP pengamanan pertandingan sepak bola (foto: az)
SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Persela Lamongan bersiap menjalani pertandingan perdana Championship Liga 2 di Stadion Surajaya yang akan berlangsung Senin 15 September 2025 mendatang.
Pada laga perdana tanpa penonton tersebut, Persela Lamongan akan menjamu Deltras Sidoarjo. Sebelum kompetisi bergulir, Panitia Penyelenggara (Panpel) menggelar workshop dan rapat koordinasi (Rakor) di Aula Gajah Mada lantai 7 kantor Pemkab Lamongan, Kamis (11/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Polres Lamongan memberikan penjelasan terkait SOP (standar operasional prosedur) dan mekanisme pengamanan pertadingan kepada panitia penyelenggara, suporter dan awak media.
Ketua Panpel Persela, Mahfud Syafii, mengapresiasi dukungan Kapolres Lamongan beserta jajaran dalam memfasilitasi pembekalan tersebut.
Dia mengungkapkan bahwa, sinergi seluruh elemen sangat dibutuhkan agar penyelenggaraan pertandingan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
“Persela sudah menjadi ikon Lamongan, mari kita jaga bersama. Tentu butuh kerja sama semua pihak agar tercipta kondusifitas,” kata Mahfud.
Lebih jauh, Mahfud menerangkan, Persela akan memulai laga perdana Championship, namun, saat ini tim berjuluk Laskar Joko Tingkir masih dalam masa sanksi, sehingga pertandingan digelar tanpa penonton.
“Oleh karena itu, momentum rakor ini penting sebagai langkah antisipasi bersama. Kami berharap dengan mematuhi sanksi yang ada, ke depan Persela bisa mendapatkan keringanan,” terangnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Lamongan, Kompol Budi Santoso, memberikan materi terkait Perpol Nomor 10 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.
Materi tersebut meliputi alur pengamanan sepak bola, identifikasi potensi gangguan hingga skema kontijensi apabila terjadi kerusuhan.
“Dengan pemahaman ini, petugas pengamanan tidak akan ragu dalam mengambil tindakan, baik pada situasi hijau, kuning, maupun merah,” ujar Budi.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan iklim pertandingan yang aman dan profesional di Lamongan, sekaligus menjaga nama besar Persela di kancah sepak bola nasional.
Pihak manajemen Persela Lamongan berharap agar nantinya pertandingan bisa berlangsung dengan disaksikan secara langsung oleh supporter fanatik LA Mania dan Curva Boys (az).







