PPNI Lamongan Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Massal untuk Korban Banjir

Ketua PPNI Lamongan, Nurul Hayatin saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir (foto: az)

SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) melalui Badan Penanggulangan Bencana (BPB) PPNI menggelar kegiatan sosial bagi masyarakat terdampak banjir Bengawan Jero.

Kegiatan tersebut meliputi bakti sosial, pengobatan massal, serta penyaluran paket sembako. Salah satunya yang dilakukan di Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Sabtu (7/2/2026).

Ketua PPNI Lamongan, Nurul Hayatin menjelaskan bahwa, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perawat terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang sedang terkena bencana dan pasca-bencana banjir.

Selain memberikan bantuan kebutuhan pokok, kata Nurul, tim medis juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.

“Kami mengadakan bakti sosial dan pemberian bingkisan kepada warga yang terdampak banjir. Selain itu, kami juga menggelar pengobatan massal bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir,” katanya.

Nurul mengungkapkan, sejumlah penyakit mulai banyak dikeluhkan warga setelah banjir surut. Penyakit kulit dan diare menjadi keluhan yang paling sering ditemukan dalam pemeriksaan kesehatan.

“Yang paling banyak kami temukan adalah penyakit kulit, terutama gatal-gatal, serta diare yang cukup sering dialami warga,” jelasnya.

Warga sekitar menyambut baik kegiatan sosial yang digelar PPNI Lamongan. Muzaro’ah, salah warga menerangkan bahwa, antusiasme terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi.

Masyarakat terdampak, menyambut baik kehadiran tim PPNI dan mengaku terbantu dengan layanan kesehatan serta bantuan yang diberikan.

“Antusias warga luar biasa, karena bantuan ini memang sangat dibutuhkan. Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kepeduliannya terhadap masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Blawi, Khoirul Huda menyampaikan apresiasi atas bantuan sosial yang diberikan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Bantuan tersebut, kata Huda, membantu meringankan beban masyarakat yang selama lebih dari satu bulan terakhir terdampak banjir.

Dia juga berharap, Pemerintah Daerah sampai Pemerintah Pusat mencarikan solusi terbaik, agar banjir bisa diminimalisir dan kalau bisa tidak banjir lagi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari PPNI untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir kurang lebih satu bulan setengah. Alhamdulillah PPNI memberikan bantuan, semoga bantuan ini bermanfaat,” tutur Huda.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan masyarakat pasca-banjir masih cukup besar, sehingga bantuan seperti ini sangat diperlukan.

Menurutnya, kehadiran PPNI di tengah masyarakat tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan semangat bagi warga untuk bangkit dari dampak bencana.

“Kami berharap kepedulian semacam ini dapat terus berlanjut, demi mempercepat pemulihan kondisi sosial, ekonomi dan kesehatan masyarakat pasca-banjir,” pungkasnya (az).

Show More
Back to top button