Wabup Dirham Serahkan 20.000 Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan Lamongan

Wabup Dirham saat menyerahkan santunan JKM kepada nelayan Lamongan (foto: ist)

SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara menyerahkan 20.000 kartu kepesertaan bagi Nelayan di Lamongan.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirham juga menyerahkan secara simbolis manfaat klaim dan kartu kepesertaan pekerja rentan DBHCHT bagi Pekerja Rentan Ekosistem Pelaku Usaha Perikanan di Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Senin (24/11/2025).

Wabup Dirham menyampaikan bahwa, langkah tersebut dilakukan Pemkab Lamongan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui skema Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

“Tadi saya menyerahkan santunan JKM untuk nelayan dan perangkat desa, kemudian 100 Kartu Peserta BPJS TK bagi anggota Koperasi Nelayan Bersama Aspila (Asosiasi Pengusaha Ikan Lamongan), dan 6063 Kartu Peserta BPJS TK bagi Pelaku Usaha Perikanan Tangkap DBHCHT 2025,” ujar Wabup Dirham.

Lebih jauh, Wabup Dirham menerangkan bahwa, jaminan sosial ini juga sebagai bentuk apresiasi para pekerja di sektor perikanan yang selama ini menjadi salah satu penggerak perekonomian Lamongan.

“Sebanyak 32% PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Lamongan 2024 disumbang oleh sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan,” terangnya.

“Sehingga menjadi fokus utama kami untuk menjamin kesejahteraan para nelayan dan tentunya para pelaku industri di sektor perikanan dan kelautan di Kabupaten Lamongan,” tambahnya.

Wabup Dirham mengungkapkan, DBHCHT tahun 2025 yang diterima Pemkab Lamongan mencapai angka tertinggi di banding tahun-tahun sebelumnya, yakni 77 miliar Rupiah.

Dari dana tersebut, sebanyak 50% dimanfaatkan untuk kegiatan sosial masyarakat, yang salah satunya adalah pemberian jaminan sosial bagi nelayan.

Ke depan, kata Wabup Dirham, Pemkab Lamongan akan terus memprakarsai agar kesejahteraan Nelayan terus meningkat.

Selain itu, Wabup Dirham juga mengapresiasi upaya Koperasi Nelayan Bersama Aspila (KNBA) yang telah memberikan 100 anggotanya kartu peserta BPJS TK. KNBA juga berencana akan terus menambah anggota yang terlindungi jaminan sosial dengan target hingga 1.000 peserta.

“Kita juga berencana membentuk Kampung Nelayan Merah Putih. Para anggota Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) maupun anggota KNBA diharapkan berkontribusi pada pembentukan kampung ini. Organisasi ini mampu produktif, sehingga bisa membiayai kepesertaan jaminan sosial bagi anggotanya,” pungkasnya (az).

Show More
Back to top button