Meriahkan HUT RI 79, Pemkab Lamongan Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Muhammad Wahyudi saat membuka program GPM (foto: ist)
SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lamongan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo, Kamis (15/8/2024).
Kepala DKPP Lamongan, Mohammad Wahyudi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kabupaten Lamongan.
Wahyudi mengungkapkan, Kecamatan Sarirejo pada tahun ini mengalami gagal panen pada musim tanam kedua, yang diakibatkan oleh El Nino.
“Tujuan utama digelar GPM ini ialah stabilkan harga dan pasokan pangan. Karena pada El Nino kali ini mungkin beberapa wilayah mengalami gagal panen, salah satunya Kecamatan Sarirejo,” tutur Wahyudi saat membuka GPM.
Wahyudi berharap kegiatan semacam ini dapat membantu memudahkan masyarakat Lamongan dalam mendapatkan bahan pangan dengan murah dan mudah.
Dalam GPM, kata Wahyudi, petugas menyediakan 22 komoditas pangan, meliputi beras SPHP 2 ton dengan harga 56 ribu rupiah/5 kg, minyak goreng kita 150 liter dengan harga 14 ribu/liter.
Kemudian, bawang merah 50 kilogram dengan harga 16 ribu rupiah/kilo, cabai rawit merah sebanyak 20 kilogram dengan harga 50 ribu rupiah/kilogram, gula pasir KTM 150 kilogram dengan harga 16 ribu rupiah, dan lainnya.
“GPM ini menghadirkan penjualan bahan pangan dengan harga terjangkau dalam kualitas baik tentunya. Harga beras di pasar per 15 Agustus 2024 masih berada pada 62.500 ribu rupiah/5kg,” pungkasnya.
Penulis : M. Nur Ali Zulfikar







