Deklarasi MU Perubahan NTB, Beni Pramula Langsung Bekali Strategi Pemenangan

Beni Pramula pegang microphone memimpin Deklarasi (foto: ist)
SUARABHINNEKA, MATARAM – Ratusan Relawan Tim pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) yang tergabung dalam relawan MU-Perubahan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar deklarasi di Fave Hotel di Jalan Langko, Sabtu (27/1/2024).
Selain pengukuhan dan Rapat Kerja. MU-Perubahan Provinsi NTB juga melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemenangan pasangan AMIN.
Ketua Korwil (Kordinator Wilayah) MU-Perubahan Provinsi NTB Supratman mengatakan, selain memberikan bimbingan teknis pemenangan.
“Co-Captain Beni membakar semangat kami tadi. Kami berharap semoga proses pemilu berjalan lancar, jujur, damai dan berkeadilan, untuk itulah hari ini kami berkumpul dan mendeklarasikan Gerakan Indonesia Bersaksi yang kami rangkaian dalam agenda kegiatan pengukuhan dan rapat kerja daerah kami bersemangat untuk terus bekerja hingga ke akar rumput guna memperjuangkan perubahan,” katanya.
Dewan Pembina Wilayah MU-Perubahan Provinsi NTB Erwin dalam sambutannya mengatakan, kegiatan deklarasi Gerakan Indonesia Bersaksi merupakan salah satu kegiatan mulia dan agung karena ini adalah upaya anak bangsa untuk menjaga demokrasi agar berjalan sehat, maju dan beradab. Relawan yang hadir ini harus ikut mengawasi pemilu agar berjalan jujur dan adil agar menjadi bangsa yang kuat.
“Secara resmi kami akan meminta SK dari Timnas untuk kemudian dapat mengkomunikasikan tujuan dan komitmen gerakan deklarasi ini kepada Bawaslu Gerakan ini bertujuan berperan sebagai relawan pemantau sesuai ketentuan diatur dalam Undang-Undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum 2024,” terang ungkap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UMMAT (Universitas Muhammadiyah Mataram) itu.
Erwin menambahkan, deklarasi Indonesia bersaksi ini sebagai bukti bahwa keterlibatan masyarakat dalam pemantauan Pemilu memiliki peran sangat penting dalam memastikan pelaksanaan Pemilu adil, damai, dan beradab.
“Gerakan ini diharap dapat memberi dampak positif dalam menjaga persatuan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Deklarasi ini akan kami perluas ke seluruh Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, CO-Kapten Timnas AMIN Beni Pramula, sekaligus Ketua Umum MU-Perubahan menerangkan bahwa, seharusnya saudara-saudara semua berkumpul bersama keluarga, jalan-jalan ke puncak, pantai, atau luar kota.
“Namun hari libur berharga ini saudara semua memilih untuk datang ketempat ini, izinkan saya mengatakan bahwa saudara-saudara adalah orang-orang pilihan. Saya ingin sampaikan bahwa saudara adalah pejuang-pejuang yang boleh bangga dengan pilihan hadir pada hari ini,” terang mantan Ketua Umum DPP IMM ini.
Para relawan, tegas Beni, telah mengesampingkan zona nyamannya dan memiliki pilihan untuk tidak hanya menjadi penonton proses perhelatan pemilu, tetapi mereka memutuskan untuk menjadi bagian dari sejarah perubahan yang tengah kita perjuangkan bersama.
“Biarkan ini menjadi catatan sejarah peradaban Bangsa saudara sekalian bahwa di saat Indonesia di persimpangan jalan, Ibu-Bapak menjadi pejuang untuk menyelamatkan Indonesia. Menjadi pejuang untuk terwujudnya perubahan bagi Indonesia. Indonesia ke depan yang adil dan makmur untuk semua,” pungkasnya.
Perlu diketahui, deklarasi Indonesia bersaksi dihadiri oleh tokoh-tokoh NTB diantaranya Ketua TKD AMIN NTB H. Yeg Agil Haddad sekaligus Ketua PKS NTB, Caleg DPR-RI Partai Nasdem Dapil Lombok H. Fauzan Khalid, Drs. Lukmanul Hakim, Dr. Hj. Maemunah, M.H., Drs. H. Ahmad, para sesepuh Muhammadiyah dan Tokoh Aisyiyah NTB.
Tidak ketinggalan juga para generasi Z serta ratusan simpatisan relawan Emak emak yang tergabung dalam Perempuan MU Perubahan NTB, para generasi Milenial.
Naskah pernyataan deklarasi ini dibacakan oleh Sekretaris Korwil MU-Perubahan Provinsi Nusa Tenggara Barat Isnaini dan diikuti oleh seluruh peserta pertemuan yang hadir. Deklarasi Indonesia Bersaksi ini memuat 6 poin yang akan diperjuangkan.
Pertama, menjunjung tinggi Pancasila UUD 1945 serta menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.
Kedua, menjunjung tinggi pendidikan politik bermartabat, berintegritas dan bermoral.
Ketiga, menjunjung tinggi profesionalitas dan konsistensi penyelenggara pemilu untuk bekerja dalam koridor konstitusi, include dengan sikap afirmasi dan bertindak tegas pada setiap pelanggaran.
Keempat, menjunjung tinggi kondusifitas penyelenggara pemilu yang aman, damai dengan sukacita tanpa diskriminasi, intimidasi, polarisasi dan intervensi.
Kelima, menolak dengan tegas sikap partisan, pemihakan, keterlibatan dan atau campur tangan penyelenggara, pemerintah, aparatur sipil negara serta TNI dan Polri kepada salah satu kontestan Pemilu 2024.
Keenam, MU-Perubahan memanggil dan mengajak segenap rakyat Indonesia untuk bersama sama menunaikan hak sucinya dengan hadir mencoblos di TPS 14 Februari 2024, sekaligus menjaga suara sucinya di TPS.
Penulis : M. Nur Ali Zulfikar







