Tasyakuran HPN 2026 di Lamongan, akan Dimeriahkan Khitanan Massal dan Pelayanan Publik Terpadu

Suasana Rakor persiapan tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke 80 PWI Lamongan di Desa Kedungkumpul, Sukorame (foto: ist)
SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Pada perayaan tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kabupaten Lamongan akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya, digelar dengan acara potong tumpeng dan santunan anak yatim piatu. Tahun ini akan digelar dengan rangkain sambang desa, yang dikemas dengan khitanan massal, pelayanan publik terpadu satu pintu, bakti sosial dan penyerahan bibit pohon produktif.
Sebelumnya juga diawali dengan kegiatan Lomba Senam Kreasi yang digelar di Sport Center Lamongan, Minggu (1/2/2026).
Ketua PWI Lamongan, Kadam Mustoko menjelaskan, kegiatan akan digelar di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Lamongan, pada Senin (9/2/2026) mendatang.
Lebih jauh, Kadam mengungkapkan bahwa, selain khitan massal, kegiatan tersebut juga akan menghadirkan berbagai layanan masyakat mulai cek kesehatan gratis, layanan kependudukan, hingga perpanjangan STNK.
“Khusus kegiatan ini kita menyasar warga di wilayah selatan, jadi manfaatnya benar-benar bisa dirasakan. Mulai khitan massal dengan target 50 peserta, kemudian layanan adminduk, kesehatan, perpanjang STNK, juga penyerahan bibit pohon untuk penghijauan,” tutur Kadam saat rapat koordinasi persiapan acara, Selasa (3/2/2026).
Kadam menegaskan bahwa, seluruh kegiatan bersifat gratis tanpa dipungut biaya. Selain Kecamatan Sukorame, PWI juga ngajak seluruh warga dari berbagai wilayah di Lamongan untuk memanfaatkan kesempatan ini.
“Kita bekerja sama dengan berbagai mitra, khusus untuk peserta khitan massal akan mendapat banyak keuntungan mulai uang saku, sarung, alat tulis menulis, bingkisan makanan minuman,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kedungkumpul, Angely Emitasari menyambut baik, kegiatan yang akan digelar oleh PWI Lamongan, di wilayahnya.
Angel menerangkan bahwa, masyarakat sangat antusias mengikuti berbagai layanan yang akan diberikan secara gratis dan jemput bola.
“Sudah banyak warga yang menanyakan, utamanya khitan massal dan rupanya animo masyarakat tidak hanya hadir di desa tempat kegiatan digelar tapi juga ada dari berbagai wilayah lainya,” ungkapnya.
Dari hasil rapat koordinasi antara PWI Lamongan, Basnaz, Pemdes Sukorame, dan Muspika Kecamatan Sukorame persiapan sudah memasuki 90 persen (az).







