Satgas Pangan Lamongan Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Aman Jelang Nataru

Satgas Pangan Lamongan saat melakukan pengecekan stok dan Harga Bahan Pokok di toko ritel Lamongan (foto: az)
SUARABHINNEKA, LAMONGAN — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Lamongan memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok penting, aman dan stabil menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepastian tersebut disampaikan setelah Satgas Pangan melakukan pemantauan langsung di Pasar Rakyat Sidoharjo dan sejumlah ritel modern.
Ketua Satgas Pangan Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi melalui Ipda Lizma Ramadhana, mengatakan bahwa, sampai saat ini, stok kebutuhan pokok penting masih aman dan stabil.
“Hari ini kami dari Satgas Pangan Lamongan, bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Bulog melakukan pengecekan terhadap stok bahan pokok penting, guna memastikan stabilitas harga, serta kelayakan barang yang beredar di pasaran,” kata Ipda Lizma didampingi Kepala Disperindag Lamongan, Anang Taufik.
Pemantauan ini, tegas Lizma, dilakukan sebagai langkah antisipatif, dan sekaligus bertujuan menjaga daya beli masyarakat. Selain itu juga guna mencegah terjadinya gejolak harga menjelang momentum peningkatan konsumsi.
“Dari hasil pemantauan, Satgas Pangan tidak menemukan adanya kelangkaan bahan pokok maupun kenaikan harga yang signifikan. Seluruh komoditas utama dinyatakan masih tersedia dengan jumlah yang mencukupi, sementara harga relatif terjangkau bagi masyarakat,” tegas pria yang menjabat Kanit Pidana Ekonomi Satreskrim Polres Lamongan ini.
Tidak hanya itu, ujar Lizma, Satgas Pangan juga melakukan pemeriksaan terhadap masa kedaluwarsa produk, khususnya di ritel modern. Hasilnya, tidak ditemukan barang kedaluwarsa yang dijual kepada konsumen.
“Seluruh produk tercatat dan terpantau melalui sistem administrasi toko, baik terkait tanggal kedaluwarsa, stok, maupun harga. Sehingga kualitas terus terjaga,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Lizma mengajak masyarakat untuk tenang dan tidak panik, apalagi sampai melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak, karena distribusi dan pasokan bahan pokok di Lamongan dipastikan berjalan lancar hingga perayaan Nataru,” terang Lizma.
Sementara itu, Kepala Disperindag Lamongan, Anang Taufik menegaskan, Satgas Pangan Lamongan akan terus melakukan pemantauan secara berkala.
“Kami akan terus memantau pasokan dan harga bahan pokok penting di Lamongan. Jika ditemukan adanya indikasi kenaikan harga yang tidak wajar, Satgas Pangan melakukan langkah intervensi guna menjaga stabilitas harga dan melindungi kepentingan masyarakat,” pungkasnya (az).







