Partai Garuda Siap Kawal UMKM Lamongan Masuk Pasar Nasional dan Internasional

Ketua DPD Partai Garuda Jawa Timur, Suwasik didampingi Sekjen DPP Partai Garuda, Ihsan Jauhari saat konferensi pers di Lamongan (foto: az)
SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Garuda Jawa Timur, menggelar bakti sosial dengan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Lamongan, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di salah satu Resto di Jalan Sunan Drajat itu dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Garuda, Ihsan Jauhari dan Ketua DPD Partai Garuda Jatim, Suwasik.
Dalam kesempatan tersebut, Suwasik secara tegas menyatakan dukungannya, untuk mendorong penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lamongan agar naik kelas.
“Tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga menembus pasar internasional,” kata Suwasik kepada awak media.
Lebih jauh, Suwasik menjelaskan, saat ini jajaran pengurus DPD Partai Garuda Jawa Timur sedang melakukan berbagai pendekatan dengan pengusaha, guna membuka peluang investasi yang berorientasi pada pengembangan UMKM di Lamongan dan Jawa Timur secara umum.
“Sementara ini kami dari pengurus DPD Partai Garuda Jawa Timur sedang melakukan pendekatan dengan para pengusaha untuk bisa berinvestasi ke UMKM yang berpotensi membesarkan perekonomian, khususnya di Lamongan dan Jawa Timur pada umumnya,” ujarnya.
Suwasik menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya juga berencana menjalin kerja sama dengan salah satu pengrajin tenun ternama di Kabupaten Lamongan, yaitu Paradila, yang sebelumnya telah dikunjungi.
Kerja sama tersebut, kata Suwasik, nantinya akan diarahkan pada pembuatan merek atau brand sendiri dengan memanfaatkan jasa produksi dari Paradila Tenun.
“Insyaallah setelah Ramadan nanti akan ada satu kerja sama. Kami akan membuat brand sendiri dengan memakai jasa Paradila Tenun. Ini salah satu langkah awal,” katanya.
Dia menilai langkah tersebut sebagai upaya konkret untuk meningkatkan nilai tambah produk UMKM sekaligus memperluas akses pasar.
Suwasik berharap model pengembangan ini dapat menjadi contoh bagi pelaku UMKM lainnya, tidak hanya di Lamongan, tetapi juga di kabupaten dan kota lain di Jawa Timur, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.
“Ini saya rasa sangat bagus untuk menaikkan ekonomi para pelaku UMKM di Lamongan, dan harapannya bisa dicontoh oleh daerah lain di Jawa Timur, bahkan bisa nasional dan internasional,” tuturnya.
Senada dengan itu, Sekjen DPP Partai Garuda, Ihsan Jauhari mengungkapkan bahwa, pengembangan UMKM merupakan amanah dan mandat yang harus dijalankan untuk menghadirkan kemanfaatan nyata bagi masyarakat.
Menurut Ihsan, persoalan utama UMKM selama ini adalah keterbatasan akses permodalan. Karena itu, ia menilai perlu adanya sinergi lintas sektor, khususnya antara Kementerian UMKM dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) agar pelaku UMKM lebih mudah memperoleh pembiayaan.
“Kami dimandatkan dan diamanahkan untuk memberikan kebaikan. Intinya, salah satu fokus kami adalah membantu UMKM dalam hal permodalan. Sudah jelas arahan dari Pak Presiden Prabowo, bahwa UMKM harus dibantu dengan segala keterbatasannya agar lebih mudah mengakses permodalan, terutama melalui Himbara,” ungkap Ihsan.
Tidak hanya itu, Ihsan juga menegaskan bahwa, penguatan UMKM juga sejalan dengan berbagai program strategis pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, seperti Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan program pemberdayaan lainnya.
Dia menilai UMKM seharusnya menjadi penopang utama dari program-program tersebut, khususnya dalam penyediaan produk lokal.
“Semua program pemerintah hari ini itu satu kesatuan. Koperasi Desa Merah Putih, MBG, Sekolah Rakyat, dan lainnya, penopangnya semestinya UMKM. Produknya bisa dari UMKM, misalnya untuk MBG, makanan-makanannya bisa digilir. Di Lamongan ini kan banyak UMKM, mulai dari kerupuk, roti, dan produk lain yang tinggal disesuaikan,” pungkasnya (az).







