Optimalkan Layanan Posyandu dengan Melibatkan Kader PKK

GRESIK – Optimalisasi fungsi dan layanan Posyandu tidak lepas dari intervensi banyak pihak, termasuk di antaranya pemerintah daerah dan PKK. Posyandu, memiliki fungsi memberikan pelayanan kesehatan dasar pada ibu, bayi, dan balita memiliki irisan yang lekat dengan peranan PKK di masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani saat menjadi narasumber Workshop Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu. Pihaknya juga akan mengoptimalkan layanan Posyandu dengan menerjunkan kadernya.

Nurul Haromaini menyebut, Posyandu dan PKK memiliki banyak persamaan, baik semangatnya maupun tujuannya. Oleh sebab itu, sinergitas harus terus terjalin dalam melakukan pemberdayaan berbasis masyarakat.

“Posyandu, adalah suatu lembaga yang mempunyai prinsip dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat. Secara keanggotaan, Posyandu memiliki kader atas dasar keterpanggilan dan biasanya dimotori para kader PKK,” ujar Ning Nurul sapaan akrabnya, Selasa (21/11/2023).

Ning Nurul menyatakan, pembangunan bidang kesehatan merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan 10 program pokok PKK, yakni pada Pokja IV dan bersinergi dengan Pokja I, II, dan III.

“Karenanya, saya menghimbau agar kader PKK untuk terus berkoordinasi dengan Puskesmas terkait pemantauan status gizi ibu hamil dan bayi/balita. Pemantauan ini meliputi pemantauan melalui Posyandu maupun kunjungan rumah atau janji temu. Semuanya kita lakukan dengan pendekatan Dasa Wisma,” imbuhnya.

Diketahui, selain Ning Nurul, kegiatan ini juga diikuti oleh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Tampak hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik Mukhibatul Khusnah, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan.

Show More
Back to top button