Kabar Gembira, Zendo Ojek Online Sekarang Hadir di Lamongan

Owner Zendo, Suprayetno menyematkan jaket Zendo kepada Wakil Ketua PDM Lamongan, Masroin sebagai tanda launching (foto: ist)

SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Zendo ojek online sekarang resmi hadir di Kabupaten Lamongan. Sarana transportasi yang diisinisiasi Muhammadiyah itu resmi dilaunching di Gedung Dakwah Muhammadiyah di Jalan Lamongreo, Jumat (11/7/2025) siang.

Zendo sendiri merupakan layanan ojek online yang bertujuan memenuhi segala kebutuhan masyarakat. Dengan prioritas utama memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan, berbagai layanan on-demand yang dapat diakses melalui WhatsApp.

Di Kabupaten Lamongan, Zendo akan dikelola oleh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Lamongan.

Aplikasi yang mempunyai tagline “Apa Saja di Mana Saja” itu berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pelanggan dengan layanan yang profesional, ramah dan bersahabat.

Ketua PC IMM Lamongan, Alexi Candra Putra mengatakan bahwa, Zendo bukan sekadar platform layanan, melainkan mimpi kolektif yang sedang bertumbuh.

Alex menegaskan bahwa, komitmen ini lahir dari semangat kemandirian, yang hadir sebagai bagian dari ikhtiar kader IMM Lamongan untuk tidak hanya menjadi pelopor dalam dakwah intelektual, tetapi juga pelaku aktif dalam membangun ekonomi umat.

“Hari ini adalah semangat baru bagi IMM untuk bergerak lebih cepat dan mandiri. Zendo adalah wujud nyata dari semangat itu. Awalnya hanya ide sederhana, kenapa kita tidak bikin layanan seperti driver ojol sendiri? Alhamdulillah, melalui dukungan alumni IMM, Zendo mulai berdiri,” kata pria asal Kecamatan Sugio ini.

Lebih jauh, Alex mengungkapkan bahwa, seluruh pengelola Zendo, mulai dari admin hingga driver, adalah kader IMM Lamongan. Mungkin jumlahnya belum banyak, tapi ini adalah awal yang menjanjikan.

“Di sini kita belajar bekerjasama dan bertumbuh mengasah kemandirian. Semoga dapat sambutan baik dari masyarakat,” ungkapkannya.

Senada dengan itu, Salah satu owner Zendo, Suprayetno, menceritakan sekilas tentang berdirinya platform ini.

Dia menerangkan bahwa, Zendo bukan sekadar usaha logistik atau pengantaran, melainkan bagian dari visi besar gerakan ekonomi berjamaah Muhammadiyah.

“Muhammadiyah ini tangguh di ekonomi, bahkan kita ini pasar sendiri. Dari bangun tidur sampai tidur lagi, semua kebutuhan bisa dipenuhi dari produk dan layanan Muhammadiyah,” terangnya.

Suprayitno menjelaskan, Zendo awalnya ditawarkan kepada kader Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah. Namun ketika bertemu IMM, dialog tentang ekonomi umat pun berkembang lebih serius hingga akhirnya disepakati untuk dijalankan bersama.

“Kita ingin kader IMM tak hanya bicara dakwah dan gerakan, tapi juga mandiri secara ekonomi. Maka, semua transaksi Zendo nanti akan disisihkan sebagian untuk kegiatan Rumah Ikatan IMM Lamongan. Ini adalah gerakan bersama untuk bermanfaat bagi umat,” tuturnya.

“Kader IMM harus kaya. Bukan hanya dalam harta, tetapi juga dalam ide, gagasan, dan kontribusi nyata. Karena visi besar manusia, katanya, adalah menjadi manfaat bagi manusia lain. Kaderisasi harus terus berjalan, kader harus dipupuk. Maka hadirnya Zendo ini semoga menjadi pupuk pertumbuhan kader IMM—mengasah manajemen, kedisiplinan, dan semangat melayani,” imbuhnya.

Zendo juga diharapkan dapat menjadi marketplace layanan dan produk UMKM Muhammadiyah dan masyarakat umum.

“Kalau nanti Ortom-Ortom mau order produk UMKM atau layanan lainnya, bisa lewat Zendo. Kita dorong ekonomi umat dari dalam,” pungkasnya (az).

Show More
Back to top button