Hasil Survei Indopol, Elektabilitas Pak Yes Melejit 55.67 Persen

Ratno Sulistiyanto saat memaparkan hasil survey Indopol (foto: az)

 

SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Menjelang pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati Pilkada Lamongan 2024 yang akan mulai dibuka pada bulan Agustus mendatang.

Sejumlah lembaga survei merilis hasil penelitiannya tentang persepsi publik terhadap figur calon dan berbagai macam aspirasi masyarakat terkait pembangunan Lamongan agar lebih baik.

Survey dilakukan pada periode 16-22 Juni 2024 di 27 Kecamatan di Kabupaten Lamongan, dengan total 600 responden yang berusia di atas 17 tahun.

Direktur Indopol Survey dan Consulting, Ratno Sulistiyanto mengungkapkan, ketika dilakukan simulasi dengan 10 calon. Calon petahana Yuhronur Efendi elektabilitasnya semakin melesat tinggi.

“Elektabilitasnya, Yuhronur Efendi mencapai 55.66 persen, kemudian Suhandoyo 18.17 persen, Abdul Ghofur 7.83 persen, Kartika Hidayati 5 persen, Ahmad Sandy 4.17 persen, Debby Kurniawan 2.5 persen, Abdul Rouf 1.8 persen, Imam Mukhlisin 0.67 persen, Khusnul Yaqin 0.33 persen, dan Wahid Wahyudi 0.17 persen,” ungkap Ratno saat memaparkan hasil survey di salah satu cafe di Jalan Sunan Drajat Lamongan, Selasa (2/7/2024).

Ratno menjelaskan, jika dilakukan simulasi dengan semua potensi calon, elektabilitas Yuhronur Efendi tetap berada di urutan teratas yakni 47.50 persen.

“Setelah itu diikuti Suhandoyo sebesar 11 persen, Abdul Ghofur 5.50 persen, Ahmad Sandi 3.17 persen, Kartika Hidayati 2.8 persen, Debby Kurniawan 1 persen, Abdul Rouf 1 persen, Imam Mukhlisin 0.33 persen, Husnul Aqib 0.33 persen, Wahid Wahyudi 0.17 persen dan Khusnul Yaqin 0.17 persen,” jelasnya.

Jika dilakukan simulasi head to head, kata Ratno, Yuhronur Efendi masih unggul atas kandidat calon lainnya.

“Kalau lawan Suhandoyo hasilnya, Yuhronur 70 persen dan Suhandoyo 29 persen. Jika lawan Abdul Ghofur, Yuhronur 73 persen, Abdul Ghofur 26 persen,” katanya.

Meski begitu, ujar Ratno, angka kemantapan responden untuk memilih masih tergolong rendah. “Yang sudah mantap untuk memilih hanya sekitar 30.33 persen, sedangkan yang belum mantap ada di angka 69.50 persen. Itu artinya masih sangat mungkin berubah pilihan,” pungkasnya.

Penulis : M. Nur Ali Zulfikar

Show More
Back to top button