Dewan Pendidikan Lamongan Dorong Anggaran MBG Dialihkan untuk Penanganan Banjir Bengawan Jero

Dewan Pendidikan Lamongan Dorong Alokasi Dana MBG Dialihkan untuk Penanganan Banjir Bengawan Jero
SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Anggota Dewan Pendidikan Lamongan (DPL), M. Nur Ali Zulfikar, minta agar alokasi dana progam Makan Bergizi Gratis (MBG) sementara dialihkan untuk kepentingan penanganan banjir Bengawan Jero.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan mencatat bahwa, banjir luapan bengawan jero sudah menggenangi 63 sekolah di wilayah Kecamatan Turi, Kalitengah, Karanggeneng, Glagah dan Karangbinangun.
Ali mengatakan bahwa, di tengah bencana banjir, ada keperluan yang lebih penting daripada penyaluran makanan dalam kondisi yang tidak sesuai.
“Kalau MBG terus dipaksakan, saya khawatir kualitas makanan yang disajikan di tengah banjir kurang baik, karena keterbatasan sarana dan prasarana di tengah banjir,” kata Ali kepada suarabhinneka.com, Kamis (15/1/2025).
Ali mengungkapkan, dana MBG akan lebih baik, jika dimanfaatkan untuk kebutuhan darurat, seperti pengadaan obat-obatan, pembersihan saluran air tersumbat, pemberian sembako di wilayah terdampak, serta kebutuhan lain yang mendesak, khususnya untuk anak-anak dan balita.
“Oleh karena itu, kami mendorong Pemerintah Kabupaten Lamongan, untuk segera membuat usulan kepada pemerintah pusat terkait pengalihan sementara anggaran MBG untuk penanganan banjir bengawan jero,” ungkap Dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan ini.
Selain itu, Ali juga berharap Dinas Pendidikan Lamongan membuat kebijakan khusus terkait kegiatan proses belajar mengajar di wilayah terdampak banjir.
“Kami juga meminta Dinas Pendidikan Lamongan untuk membuat kebijakan yang fleksibel terkait kegiatan belajar mengajar di wilayah banjir. Seperti pembelajaran daring, atau yang metode lain yang lebih pas,” pungkasnya (az).







