Belum Terima Pencairan Dana, SPPG di Lamongan Stop Sementara Distribusi MBG

Dapur SPPG Kusuma Bangsa terpantau tutup tidak beroperasi (foto: az)
SUARABHINNEKA, LAMONGAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kusuma Bangsa di Kelurahan Tumenggungan memberhentikan sementara distribusi Makan Gizi Gratis (MBG) kepada sekolah penerima manfaat, Kamis (30/10/2025).
Pemberhentian tersebut disampaikan melalui saluran perpesanan oleh pengelola SPPG Kusuma Bangsa kepada pihak sekolah, Rabu (29/10/2025).
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh. Dikarenakan SPPG Kusuma Bangsa dana nya belum turun maka MBG mulai besok libur sementara sampai dananya cair,” pesan pengelola SPPG Kusuma Bangsa kepada salah satu kepala sekolah di Kecamatan Lamongan.
Hal serupa juga dibenarkan oleh Kepala PAUD Dharma Wanita Persatuan Lamongan, Marsiyati. Dia mengaku mendapat pesan serupa dari pengelola SPPG Kusuma Bangsa.
“Betul pak. Saya mendapatkan informasi, kalau hari ini tidak ada pengiriman MBG, dengan alasan dana belum cair. Kalau tidak salah di awal bulan kemarin, juga sempat tidak ada pengiriman MBG selama 3 hari, karena alasan serupa,” ungkap Marsiyati saat dikonfirmasi awak media di kantornya, Kamis (30/10/2025).

Siswa PAUD Dharma Wanita Persatuan Lamongan makan menu bekal mandiri, setelah tidak dapat MBG (foto: az)
Kepala SPPG Lamongan, Agustina Nurul Hardian, saat dikonfirmasi suarabhinneka.com membenarkan keterlambatan pencairan dana di SPPG Kusuma Bangsa.
Permasalahan tersebut, menjadi penyebab macetnya distribusi MBG di beberapa sekolah di wilayah Kota Lamongan.
Agustina menyebutkan bahwa, keterlambatan disebabkan adanya kendala teknis.
“Benar pak. Kepala SPPGnya juga sudah laporan ke kami terkait adanya keterlambatan pencairan anggaran. Di SPPG lain tidak ada, sementara hanya ini,” ujarnya.
Lebih jauh, Agustina menjelaskan, keterlambatan terjadi bisa di akibatkan oleh beberapa kendala teknis
“Ada beberapa faktor penyebab. Bisa karena proposal pengajuan ada kesalahan, sehingga harus diperbaiki. Kemudian bisa karena SPPG telat kirim laporan, atau aplikasinya sedang eror karena sedang ada maintenance atau perawatan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan mengaku sudah mendengar kabar tersebut.
“Iya sedang saya crocek. Ini saya masih perjalanan pulang dari kegiatan Retreat di Bandung,” terang Sekretaris Daerah Lamongan ini. (az).







